CARA MEMILIH SHADE FOUNDATION YANG TEPAT SESUAI UNDERTONE KULIT !!

Memasuki dunia makeup sering kali membuat kita bingung, terutama saat harus memilih Foundation atau Base Makeup. Pernahkah Anda membeli foundation yang terlihat pas di toko, namun saat dipakai di rumah wajah malah terlihat abu-abu atau terlalu kuning?
Masalah tersebut terjadi bukan karena harga produknya, melainkan karena kesalahan dalam menentukan Undertone. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam cara memilih shade foundation yang sempurna agar riasan tampak menyatu seperti kulit kedua.

Memahami Perbedaan Skin Tone dan Undertone
Sebelum melangkah lebih jauh, Anda harus bisa membedakan dua istilah ini:
Skin Tone: Warna kulit yang terlihat secara kasat mata (Putih, Kuning Langsat, Sawo Matang, Gelap). Warna ini bisa berubah karena paparan matahari.
Undertone: Warna dasar di bawah permukaan kulit yang ditentukan oleh genetik dan tidak akan pernah berubah. Inilah kunci utama agar foundation tidak terlihat "belang".
3 Kategori Utama Undertone
Secara umum, undertone manusia terbagi menjadi tiga kategori:
1. Cool Undertone (Dingin)
Pemilik cool undertone memiliki rona kemerahan, merah muda, atau kebiruan pada kulitnya. Biasanya, orang dengan undertone ini lebih mudah terbakar matahari (menjadi merah) daripada menjadi cokelat (tanning).
Ciri Utama: Urat nadi di pergelangan tangan berwarna biru atau ungu.
Pilihan Foundation: Cari shade dengan label "Cool", "Pink", atau kode "C".

2. Warm Undertone (Hangat)
Pemilik warm undertone memiliki rona kuning, emas, atau peachy. Kulit jenis ini biasanya sangat mudah berubah menjadi kecokelatan saat terpapar sinar matahari.
Ciri Utama: Urat nadi di pergelangan tangan berwarna hijau.
Pilihan Foundation: Cari shade dengan label "Warm", "Yellow", "Golden", atau kode "W".

3. Neutral Undertone (Netral)
Ini adalah perpaduan antara keduanya. Pemilik neutral undertone tidak memiliki rona yang dominan antara pink atau kuning.
Ciri Utama: Urat nadi terlihat campuran antara biru dan hijau, atau sulit dibedakan warnanya.
Pilihan Foundation: Cari shade dengan label "Neutral", "Natural", atau kode "N".

Cara Tes Undertone di Rumah
Selain melihat urat nadi, Anda bisa mencoba metode berikut:

Tes Perhiasan: Pakailah perhiasan emas dan perak secara bergantian. Jika Anda terlihat lebih bercahaya dengan Emas, berarti Anda Warm. Jika lebih cocok dengan Perak, Anda Cool. Jika keduanya tampak bagus, Anda Neutral.

Tes Kertas Putih: Letakkan kertas putih bersih di samping wajah yang polos tanpa makeup di bawah cahaya alami. Jika wajah terlihat kuning/oranye di samping kertas, Anda Warm. Jika terlihat pink/kebiruan, Anda Cool.
Tips Saat Membeli Foundation di Toko.

Jangan Tes di Punggung Tangan: Warna tangan biasanya berbeda dengan wajah. Aplikasikan foundation di area garis rahang (jawline).

Cek di Cahaya Alami: Lampu toko kosmetik seringkali terlalu kuning atau terlalu putih. Setelah mengoleskan contoh (tester), keluarlah dari toko dan lihat warnanya di bawah sinar matahari.

Tunggu Oksidasi: Beberapa foundation berubah warna menjadi lebih gelap setelah terkena udara (oksidasi). Diamkan selama 10-15 menit sebelum memutuskan untuk membeli.

Pilih yang Paling "Hilang": Shade yang tepat adalah warna yang saat dibaurkan langsung menyatu dan tidak terlihat batasnya dengan kulit asli Anda.

Kesimpulan
Memilih foundation bukan hanya tentang seberapa putih atau gelap kulit kita, tapi tentang menghargai warna dasar alami yang kita miliki. Dengan memahami undertone, Anda tidak akan lagi mengalami masalah wajah terlihat kusam atau seperti memakai topeng.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGAPLIKASIKAN EYELINER UNTUK BERBAGAI BENTUK MATA : PANDUAN LENGKAP

Sudah Pakai Serum Pencerah Berbulan-bulan Tapi Flek Tetap Ada? Bisa Jadi Kamu Melewatkan Langkah Penting Ini

Cowok cewek wajib tahu, ini basic skincare yang paling penting.